Jumat, 09 Februari 2018

Contoh Coding Dan Logika Program Aljabar Linear PASCAL



CODING DAN LOGIKA PROGRAM

Ø  Uses Crt; digunakan untuk memanggil unit library & menghidupkan fungsi crt pada pascal.
Ø  Var emat, kof : array [1..3,1..3] of integer; Mendeklarasikan emat dan kof sebagai variable array, dengan 2 dimensi dan masing –masing dari dimensi nya memiliki 3 elemen yang bertipe data integer.
Ø  I, j, ordo, det, pil : integer; Pendeklarasian variable i, j,ordo, det, pil, sebagai variable yang berdata integer.
Ø  Procedure input; Pendeklarasian mulainya procedure input.
Ø  Begin memulai program
Ø  Writeln; Mencetak layar kosong
Ø  Writeln(‘======INPUT MATRIKS======’); untuk mencetak kalimat di antara tanda kutip dan membuat kalimat selanjutnya berada dibawah
Ø  Write(‘masukan ordo : ‘); readln ordo); untuk mencetak kalimat di diantara tanda kutip dengan mengambil variable di ordo secara horizontal
Ø  Write(‘masukan elemen matriks’, ordo,’X’, ordo); untuk mencetak  kalimat di antara tanda kutip dan memanggil variable ordo
Ø  Writeln; Untuk mecetak layar kosong
Ø  For i := 1 to ordo do Untuk I bernilai 1 sampai dengan nilai var ordo maka lakukan baris program selanjutnya
Ø  Begin Untuk memulai program
Ø  For j := 1 to ordo do Untuk I bernilai 1 sampai dengan nilai var ordo maka lakukan baris program selanjutnya
Ø  Begin Untuk memulai program
Ø  Write(‘elemen [‘,I,’,’,j,’] = ‘); untuk mencetak elemen yang ada di var I dan j
Ø  Readln(emat[I, j]); Membaca elemen matriks di var I dan j untuk dicetak
Ø  End; untuk menghentikan procedure input
Ø  End; untuk menghentikan procedure input
Ø  End; untuk menghentikan procedure input
Ø  Procedure tampil; Pendeklarasian mulainya procedure tampil
Ø  Begin Untuk memulai procedure tampil
Ø  Writeln; untuk mencetak layar kosong
Ø  For I := 1 to ordo do Untuk I bernilai 1 sampai dengan nilai var ordo maka lakukan baris program selanjutnya
Ø  Begin Untuk memulai program
Ø  For j := 1 to ordo do Untuk J bernilai 1 sampai dengan nilai var ordo maka lakukan baris program selanjutnya
Ø  Begin Untuk memulai program
Ø  Write(emat[I, j]:5,’’); untuk mencetak elemen matriks yang ada di var i dan j
Ø  End; Untuk mengakhiri program
Ø  Writeln; Untuk mencetak layar kosong
Ø  End; Untuk mengakhiri program
Ø  Readln; Untuk membaca variable dan memanggil variable
Ø  End; Untuk mengakhiri program
Ø  Procedure invers2; Pendeklarasian mulainya procedure invers2
Ø  Begin Untuk memulai procedure invers2
Ø  Writeln(‘====INVERS MATRIKS=====’); Untuk mencetak kalimat yang ada di antara tanda kutip
Ø  Writeln(‘matriks inversnya :’); writeln; Untuk mencetak kalimat yang ada di antara tanda kutip secara horiontal
Ø  Writeln(emat[2,2],’/’,det,’ ‘,’-‘,emat[1,2],’/’,det); Untuk mencetak elemen matriks 2,2 determinan dan – elemen matriks 1,2 determinan
Ø  Writeln(‘-‘,emat[2,2],’/’,det,’ ‘,emat[1,2],’/’,det); Untuk mencetak - elemen matriks 2,2 determinan dan elemen matriks 1,2 determinan
Ø  Readln; Untuk membaca variable yang akan dipanggil
Ø  End; Untuk menghentikan procedure invers2
Ø  Procedure invers3;
Ø  Var detA, detB : integer; yaitu menunjukkan bahwa variabel detA dan detB sebagai data integer.
Ø  Begin Untuk memulai procedure invers3
Ø  detA := ((emat[1,1]*emat[2,2]*emat[3,3])+(emat[1,2]*emat[2,3]*emat[3,1])+(emat[1,3]
*emat[2,1]*emat[3,2])); Untuk menjelaskan jika var detA adalah kumpulan dari perhitungan matriks diatas
Ø  detB := ((emat[1,3]*emat[2,2]*emat[3,1])+(emat[2,3]*emat[3,2]*emat[1,1])+(emat[1,2]
*emat[2,1]*emat[3,2])); Untuk menjelaskan jika var detA adalah kumpulan dari perhitungan matriks diatas
Ø  det := detA – detB; Untuk menjelaskan jika ingin menentukan nilai determinan yaitu dengan cara mengurangi detA ke detB
Ø  writeln; Untuk menceak layar kosong
Ø  writeln(‘Determinan Matriks : ‘,det); writeln; Untuk mencetak kalimat yang ada di antara tanda kutip dengan mngambil variable det
Ø  kof[1,1] := ((emat[2,2]*emat[3,3])-(emat[3,2]*emat[2,3])); Hasil untuk kof(koefisien) [1,1] adalah dari elemen matriks diatas
Ø  kof[1,2] := ((emat[2,1]*emat[3,3])-(emat[2,3]*emat[3,1])); Hasil untuk kof(koefisien) [1,2] adalah dari elemen matriks diatas
Ø  kof[1,3] := ((emat[2,1]*emat[3,2])-(emat[2,2]*emat[3,1])); Hasil untuk kof(koefisien) [1,3] adalah dari elemen matriks diatas
Ø  kof[2,1] := ((emat[1,2]*emat[3,3])-(emat[1,3]*emat[3,2])); Hasil untuk kof(koefisien) [2,1] adalah dari elemen matriks diatas
Ø  kof[2,2] := ((emat[1,1]*emat[3,3])-(emat[1,3]*emat[3,1])); Hasil untuk kof(koefisien) [2,2] adalah dari elemen matriks diatas
Ø  kof[2,3] := ((emat[1,1]*emat[3,2])-(emat[1,2]*emat[3,1]))*-1; Hasil untuk kof(koefisien) [2,3] adalah dari elemen matriks diatas di kali minus 1
Ø  kof[3,1] := ((emat[2,2]*emat[3,3])-(emat[1,3]*emat[2,2])); Hasil untuk kof(koefisien) [3,1] adalah dari elemen matriks diatas
Ø  kof[3,2] := ((emat[2,2]*emat[3,3])-(emat[1,3]*emat[2,1])); Hasil untuk kof(koefisien) [3,2] adalah dari elemen matriks diatas
Ø  kof[3,3] := ((emat[2,2]*emat[3,3])-(emat[1,2]*emat[2,1])); Hasil untuk kof(koefisien) [3,3] adalah dari elemen matriks diatas
Ø  writeln(‘matriks invers :’); writeln; Untuk mencetak kalimat yang ada di antara tanda kutip
Ø  for j := 1 to 3 do Untuk j jika bernilai 1 sampai dengan 3 maka lakukan baris program selanjutnya
Ø  begin Untuk memulai program
Ø  for I := 1 to 3 do Untuk i jika bernilai 1 sampai dengan 3 maka lakukan baris program selanjutnya
Ø  begin Untuk memulai program
Ø  write(‘’:6,kof[I, j],’/’, det); Untuk mencetak yang ada di antara tanda kutip dengan mengambil kof[I, j] dan determinan
Ø  end; Untuk menghentikan program
Ø  writeln; Untuk mencetak layar kosong
Ø  end; Untuk meghentikan program
Ø  readln; Untuk membaca dan mengambil variable sesuai instruksi
Ø  end; Untuk menghentikan program
Ø  procedure deter; Pendeklarasian mulainya procedure deter
Ø  begin Untuk memulai procedure deter
Ø  writeln; Untuk mencetak layar kosong
Ø  writeln(‘======DETERMINAN MATRIKS=====’); Untuk mencetak kalimat yang ada di antara tanda kutip
det := (emat[1,1]*emat[2,2])-(emat[1,2]*emat[2,1]); ])); Untuk menjelaskan jika var detA adalah kumpulan dari perhitungan matriks diatas
Ø  writeln(‘determinan matriks :’, det); writeln; Untuk mencetak kalimat yang ada di antara tanda kutip dengan mengambil variable det
Ø  readln; Untuk membaca dan mengambil variable sesuai instruksi
Ø  end; Untuk mengakhiri program
Ø  begin Untuk memulai program
Ø  repeat Untuk mengulang statement
Ø  clrscr; Untuk membersihkan layar
Ø  gotoxy(25,1);writeln(‘=====MENU MATRIKS=====’); yaitu Agar menghasilkan output dengan judul program :=====MENU UTAMA======:  pada kolom 25 baris 1.
Ø  gotoxy(25,2);writeln(‘1. Input matriks’); yaitu Agar menghasilkan output dengan judul program :-------MENU UTAMA -------:  pada kolom 25 baris 1.
Ø  gotoxy(25,3);writeln(‘2. Determinan matriks’); yaitu Agar menghasilkan output dengan kalimat yang ada diantara tanda kutip pada kolom 25 baris 2.
Ø  gotoxy(25,4);writeln(‘1. Invers matriks’); yaitu Agar menghasilkan output dengan kalimat yang ada diantara tanda kutip pada kolom 25 baris 3.
Ø  gotoxy(25,5);writeln(‘1. Keluar’); yaitu Agar menghasilkan output kalimat yang ada diantara tanda kutip pada kolom 25 baris 4.
Ø  gotoxy(25,6);writeln(‘========================’); yaitu agar menghasilkan output yang ada diantara tanda kutip di kolom 25 baris 6.
Ø  gotoxy(25,7);writeln(‘Pilihan 1-4 :’);readln(pil); yaitu Agar menghasilkan output pilihan [1-4]: pada kolom 25 baris 7. readln(pil); yaitu Agar menghasilkan output dengan kata depan.
Ø  case pil of yaitu mempunyai suatu ungkapan logika yang disebut dengan selector dan sejumlah statemen yang diawali dengan suatu label permasalahan (case label) yang mempunyai tipe sama dengan selector.
Ø  1 : begin yaitu untuk memulai perintah program pada procedure input dan tampil .
Ø  Input; Untuk pendeklarasian terhadap prosedur input
Ø  Tampil; Untuk pendeklarasian terhadap prosedur tampil
Ø  End; Untuk mengakhiri prosedur 1
Ø  2 : begin yaitu untuk memulai perintah program pada procedure deter
Ø  Deter; Untuk pendeklarasian terhadap prosedur deter
Ø  End; Untuk mengakhiri prosedur 2
Ø  3 : begin yaitu untuk memulai perintah program pada procedure case of
Ø  Case ordo of Untuk pendeklarasian terhadap prosedur case of
Ø  2 : invers2; Untuk pendeklarasian terhadap prosedur invers2
Ø  3 : invers3; Untuk pendeklarasian terhadap prosedur invers3
Ø  End; Untuk menghentikan procedure
Ø  End; Untuk menghentikan procedure
Ø  End; Untuk menghentikan procedure
Ø  Until(pil = 4); Pemilihan pilihan hanya sampai 4
Ø  End. Untuk mengakhiri keseluruhan program






Share:

Jumat, 10 November 2017

CONTOH MAKALAH INTERNET OF THINGS



BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
Kemajuan teknologi yang terus berkembang dengan pesat hingga saat ini membuat para perusahaan yang menyediakan berbagai macam program untuk membantu mengemmbangkan produk berbasis Internet of Things. Internet of Things (IoT) merupakan sebuah istilah yang belakangan ini mulai ramai ditemui namun masih sedikit yang mengerti arti dari istilah ini. Secara umum Internet of Things dapat diartikan sebagai benda-benda di sekitar kita yang dapat berkomunikasi antara satu sama lain melalui jaringan internet.
Melalui internet, kita bisa mencari uang hanya dengan duduk di depan komputer atau laptop. Internet menyediakan tempat tak terbatas bagi para perusahaan untuk membuka bisnisnya tanpa memiliki sebuah kantor. Nantinya internet akan menjadi penghubung utama dalam interaksi sedangkan manusia hanya sebagai pengatur dan pengawas perangkat ini.
Internet of Things memiliki konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat yang tersambung dalam koneksi internet secara terus menerus. Sebagai contoh benda elektronik, bahan pangan dan termasuk benda hidup dan masih banyak lagi. Benda tersebut dapat ditanamkan sensor yang dibuat selalu aktif dan terhubung secara luas, baik dengan jaringan lokal maupun dengan jaringan global.
Dalam industri, peralatan-peralatan dapat dirancang untuk memberikan informasi mengenai kondisinya. Misalnya ada peralatan yang membutuhkan bahan bakar, dan peralatan tersebut memancarkan informasi status bahakn bakarnya secara periodik ke suatu peralatan lain melalui jaringan internet. Dengan adanya sistem ini, maka kita dengan mudah memantau peralatan-peralatan yang digunakan dalam kantor kita. Memudahkan pemantauan akan mengindarkan kita dari situasi suatu mesin tidak berfungsi karena terlambat melakukan pemeliharaan. Dalam aplikasi dalam rumah tangga, saat kita belok ke halaman depan rumah kita, garasi langsung membuka. Pada saat garasi membuka, lampu ruangan dan AC akan langsung menyala.


1.2 Tujuan
Banyak manfaat yang didapat dari Internet of Things, yang tujuannya untuk membuat pekerjaan yang kita lakukan menjadi cepat, mudah, dan efisien. Salah satu contoh manfaat dari Internet of Things ini pada sebuah mobil yang telah built-in sensor untuk memperingatkan pengemudi ketika tekanan ban rendah atau kondisi mesin, yang dilengkapi kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan internet.
Dengan adanya teknologi Internet of Things ini memang akan memberikan pendapat pro dan kontra dari berbagai sudut pandang orang di dunia. Namun Internet of Things menawarkan potensi yang menarik seperti perangkat rumah yang dapat dikendalikan lewat ponsel pintar dari jarak jauh dan memberitahukan kondisi yang sedang terjadi di rumah.
Internet of Things menghubungkan tempat-tempat baru – seperti lantai manufaktur, grid energi, fasilitas kesehatan, dan sistem-transportasi Internet. Ketika sebuah benda dapat mewakili dirinya sendiri secara digital, dapat dikontrol dari mana saja. Konektivitas ini berarti lebih banyak data, yang dikumpulkan dari lebih banyak tempat, dengan lebih banyak cara untuk meningkatkan efisiensi dan meningkatkan keselamatan dan keamanan.
Tentunya Internet of Things tidak hanya sebatas untuk perangkat rumah saja melainkan dapat digunakan untuk berbagai keperluan satu dunia mulai dari lingkungan, pangan, penelitan, kesehatan, tata kota, pekerjaan, dan masih banyak lagi.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sejarah Internet Of Things (IOT)
Internet of Things (IoT), sebuah istilah yang belakangan ini mulai ramai ditemui namun masih banyak yang belum mengerti arti dari istilah ini. Sebetulnya hingga saat ini belum ada definisi standar mengenai Internet of Things, namun secara singkat Internet of Things bisa dibilang adalah di mana benda-benda di sekitar kita dapat berkomunikasi antara satu sama lain melalui sebuah jaringan seperti internet.
Ide awal Internet of Things pertama kali dimunculkan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 di salah satu presentasinya. Kini banyak perusahaan besar mulai mendalami Internet of Things sebut saja Intel, Microsoft, Oracle, dan banyak lainnya.
Banyak yang memprediksi bahwa Internet of Things adalah “the next big thing” di dunia teknologi informasi, hal ini karena Internet of Things menawarkan banyak potensi yang bisa digali. Contoh sederhana implementasi dari Internet of Things misalnya adalah kulkas yang dapat memberitahukan kepada pemiliknya via SMS atau email tentang makanan dan minuman apa saja yang sudah habis dan harus distok lagi.Bagi pengembang, kini banyak perusahaan yang menyediakan berbagai macam program untuk membantu pengembang dalam mengembangkan produk berbasis Internet of Things. Salah satu yang menyediakan program ini adalah Intel dengan IoT Developer Program mereka.
Jika kita melihat dari bahasa Inggrisnya pengertian dari Internet of Things adalah internet dari peralatan-peralatan. Dibahasakan lebih mudah adalah bagaimana koneksi internet dari peralatan-peralatan yang biasa digunakan.
Dalam industri, peralatan-peralatan dapat dirancang untuk memberikan informasi mengenai kondisinya. Misalnya ada peralatan yang membutuhkan bahan bakar, dan peralatan tersebut memancarkan informasi status bahakn bakarnya secara periodik ke suatu peralatan lain melalui jaringan internet. Dengan adanya sistem ini, maka kita dengan mudah memantau peralatan-peralatan yang digunakan dalam kantor kita. Memudahkan pemantauan akan mengindarkan kita dari situasi suatu mesin tidak berfungsi karena terlambat melakukan pemeliharaan.
Terkait dalam aplikasi pada industri di atas, akan banyak dikembangkan sensor-sensor untuk mengkuantisasi dari status peralatan-peralatan tersebut.
Dalam aplikasi dalam rumah tangga, saat kita belok ke halaman depan rumah kita, garasi langsung membuka. Pada saat garasi membuka, lampu ruangan dan AC akan langsung menyala. Saat ini sudah ada konsorsium yang merumuskan standarisasi komunikasi antar peralatan ini. Dengan adanya standarisasi ini, maka akan banyak peralatan yang terhubung antara satu dengan yang lain.
Pada hakekatnya, benda Internet atau Internet of Things mengacu pada benda yang dapat di identifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai popular melalui Auto-ID Center di MIT berikut publikasi analisa pasar yang terkait.
Salah satu wujud dari Intenet of Things yang ajap kali disebutkan, adalah sistem RFID (radio-frequency identification) yang menjadi komponen dipersyaratkan. Andaikan semua benda, mahluk maupun insan dalam kehidupan sehari-hari dapat diidentifikasi secara elektronik, maka mereka bisa dikelola dan diinventarisasi oleh komputer.
RFID (radio-frequency identification),\ sebagai tagging dapat juga digunakan teknologi seperti near field communication, barcode, kode QR dan watermarking digital. Dengan demikian misalnya, bisnis mungkin tidak lagi kehabisan stok atau menghasilkan produk-produk limbah, dimana pihak yang terlibat akan tahu lebih dini produk mana saja yang dibutuhkan dan dikonsumsi. Disisi lain, kemungkinan atas penyalahgunaan terhadap informasi yang terhimpun juga tidak boleh diremehkan.
Berdasarkan penelitian ABI Research, pada tahun 2020 diperkirakan akan terdapat lebih dari 30 miliar perangkat yang terhubung secara nirkabel melalui Internet of Things.

          2.2 Pengertian Internet Of Things (IOT)
Internet of Things, atau dikenal juga dengan singkatan IoT, merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote control, dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik, koleksi, peralatan apa saja, termasuk benda hidup yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif. Pada dasarnya, Internet of Things mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai terkenal melalui Auto-ID Center di MIT.
2.3 Metode Internet Of Things (IOT)
Metode yang digunakan oleh Internet of Things adalah nirkabel atau pengendalian secara otomatis tanpa mengenal jarak. Pengimplementasian Internet of Things sendiri biasanya selalu mengikuti keinginan si developer dalam mengembangkan sebuah aplikasi yang ia ciptakan, apabila aplikasinya itu diciptakan guna membantu monitoring sebuah ruangan maka pengimplementasian Internet of Things itu sendiri harus mengikuti alur diagram pemrograman mengenai sensor dalam sebuah rumah, berapa jauh jarak agar ruangan dapat dikontrol, dan kecepatan jaringan internet yang digunakan. Perkembangan teknologi jaringan dan Internet seperti hadirnya IPv6, 4G, dan Wimax, dapat membantu pengimplementasian Internet of Things menjadi lebih optimal, dan memungkinkan jarak yang dapat di lewati menjadi semakin jauh, sehingga semakin memudahkan kita dalam mengontrol sesuatu.

2.4 Perangkat Internet Of Things Dengan Komunikasi
Saat ini, di belahan dunia manapun banyak ditemukan peralatan yang sudah terhubung dengan internet. Satu peralatan yang digunakan bisa menghubungkan ke perangkat lainnya hanya dengan menggunakan koneksi internet. Ada beberapa peralatan atau aplikasi yang bisa digunakan untuk menghubungkan dari satu perangkat ke perangkat lainnya. Berikut beberapa contoh perangkat:
2.4.1 Smartphone
Saat ini banyak smartphone yang bisa menghubungkan kita dengan dunia luar serta perangkat lain. Sebagai contoh smartphone yang kita gunakan bisa mengendalikan televisi, AC dan lain sebagainya. Televisi dan AC bisa kita matikan dengan menggunakan smartphone yang kita punya. Dengan begitu kita tidak perlu repot-repot untuk mematikan atau menyalakannya secara manual. Smartphone juga bisa digunakan untuk belanja online jika terdapat aplikasi dalam smartphone tersebut dan terhubung dengan koneksi internet. Jadi kita tidak harus membuang waktu untuk pergi ke toko untuk membeli sesuatu yang kita butuhkan.

2.4.2 Ipad
Sama seperti smartphone, ipad juga bisa mengendalikan beberapa peralatan. Sebagai contoh kita bisa mendownload lagu atau videp dengan menggunakan ipad yang tentu saja sudah terkoneksi internet. Kemudian kita juga bisa melakukan transaksi online seperti online shop dan sebagainya. Kita juga dapat bermain game, tidak hanya offline, online pun bisa asalkan terhubung dengan koneksi internet. Ipad juga bisa terkoneksi dengan smartphone agar kita bisa mentransfer data dengan mudah.

2.4.3 Laptop
Contoh ini masih sama denga smartphone dan ipad. Laptop bisa mengendalikan perangkat lain secara cepat. Contohnya kita bisa mengendalikan laptop atau komputer lain dari laptop yang kita punya. Kita juga bisa mengendalikan CCTV yang dipasang pada rumah atau ruangan saat kita sedang melakukan pekerjaan diluar.

2.5 Manfaat Internet Of Things
Banyak manfaat yang didapatkan dari Internet of Things. Pekerjaan yang kita lakukan menjadi lebih cepat, mudah dan efisien. Sebagai contoh barcode yang tertera pada sebuah produk. Dengan barcode tersebut, bisa dilihat produk mana yang oaling banyak terjual dan produk mana yang kurang diminati. Selain itu dengan barcode kita juga bisa memprediksi produk yang stoknya harus ditambah atau dikurangi.
Dengan barcode kita tak perlu susah – susah menghitung produk secara manual. Contoh lain saat kita pergi ke Singapore. Jika kita ingin berpergian menggunakan transportasi umum seperti MRT atau bis, kita cukup menggunakan EZ-link card. EZ-link card biasanya dipakai oleh para wisatawan yang mengunjungi Singapore sebagai pengganti uang untuk membayar jasa transportasi yang telah digunakan. Sedangkan warga Negara Singapore sendiri menggunakan KTP ataupun kartu pelajar sebagai atat membayarnya. Jika kita menggunakan uang tunai, kita masih harus mengantri untuk membayar, belum lagi jika kita membayar dengan nilai nominal uang besar, kita harus menunggu untuk mendapatkan uang kembali.

2.6 Implementasi Internet Of Things
            Pengimplementasian Internet of Things terwujud dalam produk Speedy Monitoring. Produk ini diluncurkan oleh PT Telkom guna menangkap, merekam, dan memonitor suatu ruangan atau area tertentu dengan menggunakan IP Camera yang terhubung ke jaringan Speedy. Kelebihan produk ini adalah kita dapat mengakses hasil monitoring kamera dan memanajemen sistem ini melalui web browser. Baik melalui desktop maupun mobile phone. Keistimewaan dari produk Speedy Monitoring adalah tersedianya media penyimpanan yang ditangani secara terpusat sehingga kita hanya perlu menyediakan kamera dan tak perlu repot lagi dengan urusan penyediaan tempat penyimpanan data dan penyediaan server.
Dapat mengawasi dan mengontrol suatu tempat dan keadaaan saat kapanpun dan dimanapun adalah idaman. Tentunya dengan IoT mempermudah kita mengawasi dan mengontrol apapun tanpa terbatas jarak dan waktu (online monitoring), termasuk memonitor keadaan rumah (home monitoring). Jika Home Monitoring dapat dilakukan dengan mudah, setiap waktu, dan dari media akses apapun tentunya kita akan merasa aman dan nyaman meninggalkan rumah apalagi dalam jangka waktu yang lama. Maka dari itu dengan Internet of Things kita dapat mengendalikan segala sesuatu melalui sebuah perangkat dan mempermudah dalam melakukan segala aktivitas.

2.7 Dampak Internet Of Things
Dampak besar Internet of Things akan terasa pada besarnya data yang dihasilkan pada perangkat tersebut. Bayangkan betapa besarnya informasi personal yang disimpan dan di analisa oleh milyaran perangkat. Itulah yang disebut dengan big data yang menimbulkan masalah keamanan.
Implementasi keamanan untuk Internet of Things terbilang mahal karena harus melalui tiga lapis: fisik, jaringan dan data. Fisik artinya sebuah perangkat yang memiliki keamanan seperti kunci, seandainya dicuri atau hilang, adapun keamanan jaringan dapat dilakukan melalui Virtual Private Network (VPN) atau bentuk enkripsi lainnya.
Kemanan paling rentan adalah keamanan dari data itu sendiri. Ketika tersimpan secara local di dalam perangkat data (data at rest) dan ketika data tersebut dikirim ke perangkat lain (data on the move) harus tetap di enkripsi supaya terhindar dari peretas atau hacker.
Internet of Things sangat bersinggungan dengan cloud computing. Tentu saja dapat menyimpan semua data itu di home storage di rumah. Disinilah keunggulan dari cloud computing, karena itu para analis menilai bahwa Internet of Things adalah perpaduan yang sempurna.






Share:

Pengertian ASIMILASI, AKULTURASI, DIFUSI dan ASOSIATIF



1.      Apa itu Asimilasi, berikan pengertian dan contohnya !
Jawaban :
Asimilasi merupakan peleburan dua budaya dengan lebih menjungjung tinggi salah satu budayanya, biasanya budaya lama/ budaya yang asli akan pudar secara perlahan dan membentuk kebudayaan yang baru, atau asimilasi bias dikatakan suatu proses penerimaan unsur kebudayaan dari external yang membuat budaya internal menjadi pudar dan tergantikan oleh budaya yang baru
Contoh : Seni tulisan kaligrafi (pengaruh pedagang arab karena menarik minat para masyarakat Indonesia, para seniman terinspirasi dari tulisan arab yang dijadikan sebagai karya seni)
2.      Apa itu Akulturasi, berikan pengertian dan contohnya !
Jawaban :
Akulturasi merupakan proses peneimaan unsur kebudayaan yang terjadi secara selektif dan perlahan, dan membaur atau menyatu menjadi suatu kebudayaan baru tanpa menghilangkan salahsatu unsur kebudayaan
Contoh : Tradisi membagi rezeki saat hari raya sebenarnya terjadi karena proses akulturasi budaya Tionghoa, Memberi dengan ketulusan hati merupakan bagian luhur dari menjalankan kewajiban sebagai manusia, karna adanya pencampuran dua budaya maka kini tradisi memberi THR dilakukan saat hari raya lebaran
3.      Apa itu Difusi, berikan pegertian dan contohnya !
Jawaban :
Difusi merupakan penyebaran unsur kebudayaan yang terjadi karna disebarkan olehsekelompok orang di tempat yang mereka singgahi diseluruh belahan dunia,baik
Contoh : penyerapan kosakata asing oleh Bahasa Indonesiayang mengubah Bahasa Indonesia ke arah yang lebih modern. Adalah contoh dari difusi (calm==>> kalem mungkin di Bahasa Indonesia itu adanya santai business==>> bisnis assumption==>> asumsi)
4.      Apa itu Asosiatif, berikan pengertia dan contohnya !
Jawaban :
Asosiatif dalah hubungan yang terjadi di masyarakat yang saling bekerja sama untuk membangun dan mempererat hubungan Hubungan sosial asosiatif merupakan hubungan yang bersifat positif, artinya hubungan ini dapat mempererat atau memperkuat jalinan atau solidaritas kelompok
Contoh : Seperti kedatangan Raja Arab Saudi yang menghebohkan seluruh pelosok negeri, kunjungan tersebut di adakan untuk mempererat hubungan antara pemerintah Arab Saudi dan Indonesia


Share: